poemlover


  • Sekerat

    Malam ini bulan tak lagi penuh, apa sang kelinci lapar lalu mengigitinya?…

  • Bulat

    Binar bulan bersinar-sinar. Bak rindu, bulat berpendar. Semoga yang tersasar, menemukan jalan…

  • Residu

    Di tiap-tiap pergi dan pulangku ada potonganmu. Residu kamu yang harus kucicil…

  • Tik tik

    Rintik menari lentik. tik.. tik.. tik.. persis permainan jari lentik, di atas…

  • kamu yang nyaris

    Kamu seperti pakaian pesta mahal yang aku impikan. Potongannya, modelnya, gayanya, tepat…

  • Tanah Air Beta

    Tanah itu tabah. Setabah dada ibu yang kian kisut dan kurus ketika…

  • Telor Asin

    Senja sore ini bulat jingga, persis telor asin pada bakpao kesukaan. Membuat…

  • Rupa Jiwa

    Bagaimana rupa jiwa? Pejamkan mata, dan mulailah berkaca. Semoga ia masih sama,…

  • Ber-Do(s)a

    Saya memesan dosa. Katamu, “jadikan ia dua..” Lalu, berdua kita menyeruput dosa.…