Keberanian & kesalahan

Salah satu kegiatan yang selalu saya usahakan setiap hari adalah jurnaling. Kegiatan ini terbukti mampu merapikan pikiran saya yang kusut. bak sisir besar yang terampil, pikiran-pikiran keriting saya dapat disisir menjadi sesuatu yang rapi dan lebih mampu untuk dicerna. 

Pada stiker tersebut tertulis, “My fancies are fireflies specks of living light twinkling in the dark” Potongan frasa bahasa Inggris ini cukup untuk membuat matamu melebar dan salah satu mulutmu bergerak seakan ingin berkata, apa sih ga nyambung deh! Kita semua tentu mampu menebak dari mana stiker itu berasal, ya China.

Kesalahan penulisan dan penempatan Bahasa Inggris semacam ini sering sekali kita temukan pada produk-produk buatan China ataupun di Negara Tirai Bambu tersebut. Tapi pemikiran yang terlintas ketika itu jauh dari penghinaan, atau penghakiman yang biasanya muncul di kepala saya. Jauh dari, “apa sih kalau ga bisa Bahasa Inggris ga usa sok pake Bahasa Inggris” tapi pikiran yang muncul justru,

“Akh… apa mungkin keberanian berbuat salah adalah salah satu penyebab kemajuan pesat mereka?”

Pemikiran tersebut sungguh membuat saya sendiri terkaget-kaget. Ini pandangan yang tidak biasa, pandangan yang punya banyak cela namun sekaligus punya cukup bibit harapan untuk dipertimbangkan dan punya kesempatan untuk menjadi.

karena jika kita mau lebih teliti dan cermat dalam memilah, keberanian untuk berbuat salah ini selalu ada di cerita-cerita sukses yang sering kita dengarkan. Bak jembatan, ia menjembatani kesempatan dan pelajaran, bak anak kunci ia membuka kesempatan entah berujung kesuksesan ataupun petualangan. Lagi-lagi ini hanya masalah persepsi, dari sisi sebelah mana kamu ingin mengamati?

Hal atau kegiatan apa yang ingin kamu lakukan jika punya satu kesempatan bebas dari kesalahan?

Kuningan, 2025-9-12

Ivy


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *