Pagi ini potongan kedamaian datang dalam tenang dan hening. Dari cahaya matahari yang menerobos pelan di sela-sela jendela kamar, dari tegukan air putih Bandung yang melegakan dahaga dan dari keinginan kecil yang langsung diusahakan jadi kenyataan. Berjalan kaki.
Tanpa berlama-lama, bangkit dari tempat tidur, bersalin baju dan segera menuju pintu rumah. Udara dingin dan segar dengan temperature 19 degree memberikan afirmasi bahwa ini langkah yang benar. Mengenakan sepatu, jaket dan topi. lets go!
Berjalan pagi ditemani dengan perbincangan dari Youtube Bashar yang menceritakan bahwa hidup ini adalah permainan. Layaknya permainan catur, kita yang menciptakan semuanya, kita menciptakan papan caturnya, kita juga yang memilih ingin menjadi bidak yang mana. Bagaimana memainkannya dan stragegi apa yang dapat membuat permainan ini menarik dan menyenangkan.
Lawannya? Nah ini nih bagian paling GONG dari ilmu yang dibagi Bashar. Lawannya diri sendiri. Kehidupan ini adalah permainan melampaui diri sendiri lagi dan lagi.
Keadaan sekitar, teman, pasangan, keluarga punya pilihan permainan, strategi dan cara mereka masing-masing. Layaknya kita yang bisa belajar dari mereka, mereka juga bisa belajar dan mengaplikasikan satu atau dua hal dari mengamati permainan kita.
Oh ya, tidak semuanya memilih permainan yang sama ya dan itu tak mengapa. Bisa jadi ada yang lebih memilih bermain mahjong, domino, kartu, catur china atau permainan apapun yang peraturan dan cara bermainnya tidak sama dengan catur. Tapi itu semua tidak menutup kemungkinan bagi kita dan mereka untuk sama-sama belajar dan mengamati. Hal terpenting tentu saja kesadaran bahwa pilihan permainan kita tidak sama, tapi skil dan strategi dapat diadaptasi bukan?
Di ujung jalan pagi saya sembari duduk menenangkan jantung dan membiarkan keringat mengalir, memandang sepasang burung yang sedang bertengger di seutas ranting kecil, sebuah pemikiran melintas:
Kedamaian (batin) itu adalah ketika pemikiran, perasaan dan perbuatan berkelindan dan sejalan.
Momen-momen semacam inilah yang butuh diusahakan dengan gigih dan keras kepala untuk terus dan terus beranak pinak di kehidupan sehari-hari kita.

Bandung, 2026-05-28
ivy


Leave a Reply