[Thought] Down Current

Fear is like a down current, it pulls you down.

@blueismycolour

Selalu ada sesuatu yang tak terjelaskan tentang alam bawah laut. Tentang titipan-titipan pemahaman yang muncul di ketenangan dan kedamaian samudra. Pada keheningan termurni, berteman suara gelembung-gelembung udara dan debaran jantung. Di sanalah butir-butir permata pemahaman tersebut terpahami.

Salah satunya pemahaman tentang arus di bawah laut yang ternyata tak berbeda dengan arus kehidupan ini. Selama ini saya tidak pernah nyaman diving mengikuti arus atau yang dikenal dengan sebutan drift diving. Drift diving selalu memberi saya perasaan gamang akan hal yang tak saya pahami dan tak mampu saya atur. Tentang tubuh yang dibuat begerak ke depan, ke kiri, atau ke kanan. Tentang ketidakjelasan dan kehilangan kontrol.

Sementara bagi para diver berpengalaman, menyelam bersama arus ini menyenangkan karena berarti tak perlu mengayuhkan kaki. Cukup berserah pada arus dan nikmati saja pemandangan yang ada. Saya tak pernah paham hal ini sebelumnya, sampai minggu lalu.

Ditemani Momo, instruktur yang sangat cekatan sekaligus perhatian saya menemukan kunci jawabannya. Ketakutan sayalah yang selama ini jadi pemberat. Ketakutan ini bak arus yang menarik saya ke bawah, saya tegang dan panik akan sesuatu yang belum tentu terjadi.

Ketakutan saya untuk mengetahui arah, kecemasan saya akan mengenai karang, ketakutan saya untuk bisa mengatur gerakan, kecemasan saya bahwa semua akan baik-baik saja, hal-hal inilah yang menjadi batu pemberat dan membuat saya struggling.

Di dalam laut, untuk bisa menyelam dengan nyaman, hal yang butuh dilakukan hanya satu yaitu mengontrol nafas. Menjadi tenang dan melayang mengikuti arus. Tak berbeda dengan hidup bukan? Cukup berfokus pada responmu bukan pada apa yang akan dan mungkin terjadi nanti.

Pelajarannya, coba timbang lagi, apa ketakutanmu yang selama ini membuatmu tenggelam?

Most of the time, the fear is bigger than the event that we fear.

@blueismycolour

Di relung-relung samudra, kamu lagi-lagi disadarkan seberapa kecilnya kamu dan seberapa besarnya kekuatan dari nafasmu pada tubuh (hidupmu).

Bandung, 2022-08-01

ivy

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s