[Thought] Bagusan…

“Kamu bagusan rambut panjang ya…” ucap salah satu teman. Sementara teman yang lain berkata, “short is better on you. You look more fresh in short hair…” ucapnya.

Jadi.. Sebenarnya bagusan panjang atau pendek? tanya saya dalam hati?

Lalu setelah jeda sesaat saya menemukan jawabannya. Bagus menurut siapa? Menurut teman yang mana? Lagi-lagi penilaian bagus ini relatif. Bagaimana dengan standar bagus menurut tubuhmu?

Deg

Mungkin pertanyaan yang saya lontarkan yang harus direvisi, “dengan kondisi akar rambut n jenis rambut yang saya mikiki, model apa yang paling nyaman n paling cocok?”

Jadi alih-alih mencari jawaban untuk pertanyaan tersebut, sebaiknya saya berkaca dengan kondisi sendiri dan memutuskan berdasarkan batasan-batasan saya. Penemuan ini meringankan. Seperti kepala yang sedikit lebih ringan dengan potongan rambut yang saya relakan.

“Rontok ya mbak kalau panjang?” ucap abang stylist. Saya mengangguk mengiyakan. “Mau dipendekin aja?” tanya kemudian. Lalu saya jawab “belum.. rapikan saja dulu. Buang 5 cm.”

Voila, that’s it.

Mari kita lihat, apakah akar rambut cukup kuat menahan beban segini. Kalau masih rontok ya artinya memang harus kembali ke model pendek.

Sesederhana itu saja.

Poinnya hanya perlu berdamai dengan kondisi n kemampuan diri. #eh

Bandung, 2021-10-23

Ivy

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s