[Diary] Pulang Ke Diri

Ada yang berbeda dengan perjalanan kali ini. 12 hari yang bahkan sebelum dimulai dapat dipastikan membuat sang pejalan jadi orang berbeda. Memperlihatkan pada banyak kejutan di sepanjang jalan yang begitu lekat di ingatan.

.

Tak ke mana-mana yang justru membuatmu terlempar dalam dan bertanya-tanya.

.

Perjalanan jauh yang kamu tau persis ujungnya. Perjalanan berliku yang kamu tau akan mengiringmu ke rumah. Seakan menelusup ke dalam kamar tidurmu dan menyibak apa-apa yang ada di bawah tempat tidur. Benda-benda yang kamu pikir telah hilang dari hidupmu namun masih mengakuisisi satu pojok gelap di ujung sana. Berdebu dan kotor bersama dengan barang-barang yang kamu labeli “mungkin nanti butuh” tapi tak pernah kamu sentuh.

.

Perjalanan ke dalam ini seperti menyelam dalam mimpimu dan menyibak hutan larangan yang selama ini tak kamu sentuh. Menemukan kabin tua reyot bersama dengan rasa-rasa yang kamu kenal dengan pasti. Terlipat rapi, terjahit atau terpatri di sana. “Selamat datang” ucap mereka. “Silahkan masuk. Akhirnya hanya ada kita berdua. Mari berkaca dan berkata dalam diam.”

.

Perjalanan ini seperti memanggil pulang semua kenangan, semua potongan diri yang tercecer. Menyatukannya kembali dan bertanya pada masing-masing.

.

Apa kabarmu?”

.

.

.

Tol, 2019-6-26

Ivy

PS: semoga dalam proses yang tertinggal dan terbuang adalah yang memang mesti ditinggal.

Advertisements

One thought on “[Diary] Pulang Ke Diri

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s