[Review] The Invention of Lying

Pernah membayangkan sebuah dunia tanpa kebohongan? Tak ada drama tak ada fiksi. “It is as it is..” begitu celoteh naratornya membuka film yang berdurasi 100 menit ini. Film yang dilabeli sebagai film comedy lebih dari sekedar film yang membuatmu tertawa. Film yang disutradarai dan ditulis oleh Ricky Gervais dan Matthew Robinson ini punya kedalaman untuk berkaca dan berkontemplasi.

Ricky Gervais yang sekaligus memerankan tokoh utama Mark menjadi fokus utama dari cerita ini. Kejujuran dari semua orang diperlihatkan begitu saja tanpa ditutupi, ketika perempuan yang dikencaninya menyatakan bahwa dia tidak menarik, ketika waitres di restoran mengatakan bahwa dia dan sang perempuan berbeda level, ketika seketarisnya mengatakan dia akan dipecat. Semua orang mengucapkan apa yang ada di pikirannya tanpa tameng, tanpa usaha untuk menutup-nutupi.

Kejujuran-kejujuran tanpa basa-basi ini yang kemudian membuat film beralur pelan ini menjadi lucu. Jalan cerita yang sederhana menjadi menarik ketika Mark menjadi satu-satunya orang yang mampu berbohong di dunia. Menjadi pembohong di dunia yang penuh kebohongan tentu tak menarik, tapi coba bayangkan jika kamu bisa menjadi pembohong dan semua orang mempercayai kebohonganmu?

Banyak dilema yang muncul dari kemampuan Mark menciptakan kebohongan-kebohongannya. Dari hal crusial yang menyangkut hidup dan matinya hingga ke hal-hal di luar nalar yang membuatnya menjadi luar biasa.

Salah satu premis menarik, Mark menciptakan “The man who living in the sky” sebagai orang yang mengatur segala hal di dunia ini. Tanpa sadar mark menciptakan agama dan 10 aturan yang terasa seperti olok-olokan untuk 10 perintah Allah. Tamparan gesit untuk mempertanyakan, apakah memang agama hanya muncul ketika semua orang bisa berbohong?

Lepas dari kedalaman cerita yang mencoba menyentil kepercayaan yang kita yakini, film ini dibumbuhi dengan romance yang pas. Sebagai orang yang mampu merubah kebohongan apapun menjadi sesuatu yang dipercaya, Mark punya pertimbangannya sendiri menyoal hati. Anna yang diperankan oleh Jennifer Garner mampu memperlihatkan pergolakan batin yang sering terjadi tapi jarang diperbincangkan oleh para perempuan.

Di akhir saya bingung jika harus memberi label pada film ini, tapi The invention of lying film yang sungguh mampu membuatmu tertawa, tercenung, terharu sekaligus berpikir ulang. Satu dari banyak film yang akan tinggal lama di kepala.

 

l_1058017_8af16772.jpg

picture from google

 

 

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s