[Thought] Catatan Awal Tahun

Tahun ini saya menikmati pergantian tahun sendiri di ujung Selatan pulau Sulawesi. Jauhnya? Tujuan utamanya justru menjauh dari segala hal dan punya waktu untuk berkaca dengan lebih tenang. Terwujud? sebagian.

Jujur saya merindukan teman-teman dan keramaian. Bertukar pelukan, makanan tak sehat, kudapan dan dentingan gelas-gelas. Saya sadar yang terpenting adalah dengan siapa kamu menghabiskannya bukan tempatnya.

Lepas dari semua ria-ria kembang api, petasan dan segala perayaan yang ada, sebuah pemikiran muncul. Hal ini dipicu dari perbincangan dengan seorang teman asal Finland. “What you realization from last year?”

Pertanyaan ini kemudian membuka cerita dan permenungan dari kami berdua. Jawaban saya sore ini adalah, bahwa setiap menit, setiap jam dan setiap hari kita juga menua. Ulang tahun dan segala perayaan pergantian tahun hanyalah penanda bahwa kita telah melewati satu tahun. Hal ini menjadi penting jika ditilik dan dilihat sebagai alarm yang berbunyi nyaring, check point atau gardu pandang.

Momen pergantian ini baiknya dijadikan momen menarik nafas dan menilik. Memeriksa lagi isi dari ransel yang sudah kita bawa selama 1 tahun. Apa saja isinya? Apa ada barang-barang yang perlu kita tinggalkan di belakang? Apa ada yang perlu kita kubur dengan hormat sebelum memulai perjalanan selanjutnya? Apa cadangan makanan dan minuman yang kita bawa cukup untuk perjalanan selanjutnya? Apa kita masih punya ruang kosong untuk hal tak terduga nanti? Apa tubuh kita masih sanggup menahan beban yang sama? Apa kita menggunakan sepatu yang salah? Apa jangan-jangan ransel kita sobek?

Di hari pertama 2019, mari menelisik kembali. Apa-apa yang sudah dan perlu ditingkatkan. Pelajaran apa yang penting diingat dan diaplikasikan agar membuat perjalanan ke depan menjadi lebih menyenangkan.

Goal atau resolusi menurut saya serupa track pilihan. Track ini tentunya akan berbeda-beda bagi setiap orang, toh kesukaan masing-masing orang tak sama. Rinci dengan detil barang-barang yang harus dipersiapkan untuk mengapai track tersebut.

Tapi terpenting tanyakan lagi, apa ini track yang memang kita inginkan atau kita tempatkan hanya karena ramai orang menjalaninya?

 

Makale, 2019-1-1

ivy

*Di tengah musik dangdut dan dentuman petasan yang masih membahana

 

 

 

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s