[Diary] (Hanya) Hari Baru

Bagaimana kau terbangun di umur barumu?

Di umur 32 tahun saya terbangun di sebuah rumah kosong seorang teman di tengah kota Makale, Tana Toraja. Dengan radang tenggorokan, sariawan dan flu yang memberatkan kepala.

Bunyi-bunyian pasar adalah suara pertama yang saya dengar pagi ini. Kendaraan bermotor, teriakan dan sahutan orang-orang. Riuh.

Setelah perjalanan panjang yang sambung menyambung, setelah segala perjumpaan dan perbincangan menarik, saya memilih menyepi di kota kecil ini. Menjadikan kota ini sebagai kota terakhir perjalanan saya di tahun 2018.

Rencana saya hari ini sederhana. Mematikan gawai yang selama ini bak bayangan yang selalu menyertaimu ke mana pergi. Awalnya ada rasa aneh ketika menutup segala arus informasi ini. Sebentuk ruang kosong serta merta tercipta dan tentu saja membuatmu bingung. Butuh beberapa saat untuk membiasakan diri dengan sepi dan sensasi ingin mencari tau apa yang ada di luar sana.

Memberi ruang untuk berkencan hanya dengan diri.

Ruang kosong ini hadiah saya untuk diri saya yang berumur 31 tahun yang sudah membawa saya sejauh ini. Saya ingin mengingatkan, seriuh apapun di luar sana, suara-suara di dalam hati yang paling penting untuk didengarkan. Memelan dan duduk manislah minimal sehari dalam setahun. Hadapi rasa-rasa yang selama ini kamu sesaki di dasar sana dan tak pernah kamu lawat. Mari melawatnya dan memilah. Buang hal-hal yang perlu ditinggalkan, dan terima hal-hal yang tak bisa dirubah.

“Ojek?” ucap beberapa laki-laki di pinggir jalan dengan logat Sulawesi yang khas. Saya menggeleng lalu berlalu. Sembari berkeliling kota kecil ini, saya merasa-rasa adakah hal yang mungkin berbeda dari saya yang lalu? Bagaimana rasa menua terlepas dari fisik yang menjadi kian renta? Berjalan sekitar 15 menit, saya tak menemukan jawabnya. Tak ada yang berbeda. Semua sama saja.

 

 

c296f8a9-e44e-4c51-84a8-0210f3fbe3f0

Jakarta, 2018 – Taken by my lovely sister Sri Fanie B

Lalu saya teringat, bukankah setiap haripun kita bertambah tua sehari demi sehari? 

 

Mungkin ada baiknya kencan dengan diri dilakukan lebih sering di tahun depan. kamu setuju? #dearmyself

 

 

 

Makale, 2018-12-21

ivy

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s