[Review] Get Out 2017

get-out-20172203

Gambar dari google

“Script film ini menang Oscar Kak!” ucap Cibo suatu pagi persis ketika saya akan bersiap-siap untuk beranjak dari kontrakannya. Ucapan yang terbukti ampuh membuat saya penasaran dan terakhir harus saya syukuri karena berhasil membuat saya menonton film yang disutradari dan ditulis sendiri oleh Jordan Peele.

Film yang berdurasi 104 menit ini berhasil membuatmu tercengang-cengang, tercekat dan terpesona. Film yang mengangkat isu rasial ini dibalut dengan jalan cerita yang begitu luar biasa. Jalan cerita yang sengaja dibuat tak bercela, yang justru menimbulkan rasa mengelitik dan perasaan bertanya-tanya dan menanti-nanti. Mengajak penonton seperti masuk dan tersedot dengan alur cerita yang sebagian besar maju namun penuh dengn kejutan yang meski dinanti selalu mampu membuat terpukau dan tercenung. Bravo!

Pacar cantik yang menerima perbedaan, keluarga hangat yang menerima dengan hangat, rumah indah yang tak kalah sempurna. Kesempurnaan yang ditampilkan justru membuatmu bertanya-tanya, apa yang sebenarnya ingin disampaikan. Kesempurnaan yang perlahan-lahan dikuliti satu demi satu. Membuat penonton menjadi lebih awas dan lebih terhisap ke dalam film. Imaji mana yang akan runtuh pertama? Lalu petunjuk-pentunjuk kecil seperti perca yang dijahit untuk mampu memahami gambaran keseluruhan dari ceritanya.

Menyoal isu rasial, Peele juga memperlihatkan sentilan-sentilan sinis yang memang terjadi di kehidupan nyata. Membuat film ini semakin terasa nyata dan matang. Baik dari jalan cerita hingga eksekusinya yang terasa begitu pas.

Meski di akhir cerita film ini terasa begitu tidak masuk akal, namun pesan dan tamparan yang ingin diungkapkan Peele sudah tersampaikan dengan sangat baik dengan cara yang tak akan mudah untuk dilupakn. Allison William yang berperan sebagai Rose adalah karakter yang menurut saya paling all out dalam film ini. Mendalami perannya hingga terasa begitu nyata.

Rasanya tak salah jika Skrip film ini terpilih sebagai skrip film original Oscar 2017. Mendebarkan sekaligus mendrobak dogma-dogma dengan telak!

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s