[diary] Menyelam


Kadang aku bertanya-tanya, kapan dan di mana kamu merinduku? Hal-hal apa yang buatmu berdecak, eh si dia sedang mengapa?

Apa sesenyap itu rindumu padaku? Butuh kupancing dan kuaduk-aduk untuk muncul di permukaan.

Sayang aku lelah dan megap-megap. Karena tak jarang setelah menyelam jauh merelakan perahu ego, yang kudapati di dasar hanya kosong. 

Tak ada rindumu, tak ada kerajaan cintamu dan tak ada kamu.


Apa kini masalahnya ada di mataku yang butuh kaca mata untuk melihat lebih baik di bawah sana? 
Padang, 2018-5-5

Ivy

Note: masuk ke rumah Tuhanku yang katanya berbeda dengan Tuhanmu, paling sering membuatku mengingatmu. 

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

w

Connecting to %s