[Review] The Sea Inside – Perjuangan Untuk Mati

Negara bertanggung jawab terhadap kehidupan seluruh warganya, bagaimana dengan kematian? Bagaimana jika seorang warga menuntut hak untuk mati? Ya, anda tidak salah baca. Hak untuk mengakhiri hidup, entah itu dengan euthanasia ataupun cara-cara sejenis.

350769

Film “The Sea Inside” adalah kisah nyata dari Ramon Sampedro, seorang Spanyol yang memperjuangkan haknya untuk mengakhiri hidup. Javier Bardem memerankan Ramon yang menderita kelumpuhan dari bahu hingga kaki akibat kecelakaan ketika menyelam yang dideritanya saat muda.

Film Spanyol besutan sutradara Alejandro Amenabar ini memaparkan kematian dengan cara yang berbeda. Tanpa rasa suram, tanpa rasa terpaksa, tapi sebagai sebuah pilihan dan perjuangan yang sudah menjadi haknya.

when you can’t escape and you depend on others, you learn to cry by smiling,” ketika kamu tak bisa lepas dan bergantung pada orang lain, kamu belajar untuk menangis dengan tersenyum. Ini salah satu ucapan Ramon.

Tapi jangan salah, Ramon dicintai oleh semua orang, dicintai oleh keluarganya, memiliki jendela tempat dia bisa mengkhayal, memiliki TV nya sendiri, memiliki radio, memiliki papan tulis yang bisa ditulisnya dengan mulut, bahkan memiliki seseorang perempuan yang tergila-gila padanya.Tapi Ramon memilih untuk mengakhiri ketergantungannya ini.

Perjuangan Ramon untuk menutut haknya untuk mati sudah berlangsung selama lebih dari seperempat abad. Dalam perjuangan panjang ini, Ramon bertemu dengan berbagai orang. Sebagian dari mereka justru belajar banyak dari Ramon.

Sebagai orang yang ingin mati, jangan bayangkan Ramon sebagai pesakitan yang depresi. Tidak. Ramon masih selalu mampu mempesona dengan senyum dan kehangatannya. Javier Bardem sungguh mampu memperlihatkan kesan ini dengan cemerlang.

Untuk sebuah film bertema kematian, film ini sungguh bersinar dan begitu hangat. Film ini mungkin bukan untuk semua orang, namun film ini pantas ditonton bagi mereka yang sedang memperjuangkan hidup.

Kematian walau bagaimanapun akan menjadi siklus akhir yang tak bisa ditolak oleh manusia.

Bagaimana akhir dari kisah Ramon Sampedro? Kamu bisa tonton langsung film berdurasi 125 menit ini dan rasakan nyala hidup dari kisah tentang kematian ini.

*Tulisan ini sebelumnya telah publish di kabarkampus

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s