Untukmu yang Saya ingat di tiap Senja

senja merona dan ingatan ttgmu

 
Tepat setahun yang lalu di tanggal ini saya kehilangan cinta pertama saya. Apa kabarmu di sana Pa? Saya rindu. Tahun lalu, air mata mengalir deras dan hati teriris-iris. Masih saya ingat pekat bau RS pagi itu. Pertanyaan usang kembali bergaung “apa kamu merasakan tangan saya di hela terakhir nafasmu?” Sesal ini masih coba saya kunyah dan alotnya masih tersisa, di sisi kalbu.
Pa, setahun ini kami baik-baik saja. Akh.. tentu kamu sudah tau perkara ini bukan? Sulit namun ternyata kami mampu melewati hidup tanpamu. Hal yang kadang kala membuat saya getir, mengingat betapa hidup terus melaju meski sebagian hati saya masih luka. 
Pa, semoga tetap jadi pendoa yang baik buat kami dari atas sana. Tak bisa saya pungkiri, saya rindu gurauanmu. 

Salam rindu yang teramat,

Putri kesayanganmu 

2 oct 2016, 7:36 am

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s