[diary] Kudapan Mewah

Photo 9-6-16, 12 56 06 PM.jpg

healty food

Obrolan dengan orang-orang yang tepat itu seperti kudapan sehat nan mewah, enak di mulut dan nyaman di tubuh dan jiwa.

A chit-chat with the right crowd is like an expensive healthy food: it tastes good in the mouth and is also nourishing for your body and soul.

Di umur yang menjelang kepala 3 saya lebih selektif untuk melibatkan diri dalam pertemuan. Bukan apa-apa, bukannya sombong, hanya kadang-kadang tak lagi merasa pas menikmati ‘cengcengan’ ala anak-anak muda gaul, diskusi fashion terfavorit, atau drama korea terhits. Rasanya hambar dan hambur waktu.  Mungkin pengaruh umur, mungkin hanya saya.

Saya mencoba memilah rasa-rasa obrolan. Ada yang terasa terlalu pedas, terlalu manis, terlalu asin, terlalu hambar buat saya. Maksudnya? Soal rasa itu cerita berbeda, rasa asin saya mungkin di bawahmu, tapi rasa pedas saya di atasmu. Siapa yang benar? Tidak ada. Itu relatif.

Kita tak perlu memaksakan diri untuk mencerna obrolan-obrolan yang punya rasa “terlalu” untuk kita. Itu seperti memaksakan diri mencicipi durian padahal mencium bau nya saja membuatmu ingin muntah.  Menguras energi dan tentu dapat pula membuatmu sakit perut, seperti makanan yang terlalu pedas. Dulu, saya pernah ada di fasa-fasa mencoba tegar dengan makanan yang bukan selera saya, tapi sekarang tidak. Mungkin pengaruh umur, mungkin hanya saya.Tapi kita selalu punya pilihan dan itu sah-sah saja.

Obrolan itu seperti frekuensi yang bisa kamu pilih sesuai dengan kenyamananmu. Frekuensi yang tepat akan semudah bernafas dan tanpa sadar kamu mampu bercerita tentang apa saja dari pagi hingga malam tanpa inggat dengan segala gadgetmu, tanpa ingat tentang selfie bareng. Tapi satu yang pasti kamu ingat, betapa menyenangkannya obrolanmu dan betapa kamu merasa penuh setelah semua pertemuan itu. Saling mengisi bukan saling mengosongkan.

Tulisan ini tak dibuat untuk menyatakan betapa keren dan hebatnya obrolan saya dan teman-teman. bukan. Tiap orang punya porsi rasa masing-masing yang tak ada sangkut pautnya dengan orang lain. Tulisan ini hanya sekedar catatan dan pengingat untuk diri sendiri, bahwa obrolan dengan orang-orang yang tepat itu, seperti kudapan mewah yang sehat, enak di mulut dan nyaman di tubuh.

Sesederhana itu, obrolan-obrolan yang  selain mengisi waktu juga mampu mengisi hati dan kepala. Membuatmu penuh.

Temans, terima kasih untuk kudapan mewahnya kemarin. Menyenangkan dan menyegarkan.

kalau kamu sudahkah berada di frekuensi yang tepat?

 

Dago 485, 2016-09-07

ivy

*semacam pengingat

 

 

 

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s