[story] Sepotong syukur

Hal paling dirindukan ketika berpetualang ya perjalanan pagi. Semangat untuk menikmati hari baru dan bersiap dengan semua kejutannya. Nah foto yang satu ini saya ambil sekitar pukul 6 kurang persis di pantai depan homestay saya. 
 

morning light, bidukbiduk kalbar

 

Begini ceritanya, saya ini pengidap maag akut yang kadang terbangun di tengah subuh karena gas yang membuncah dan menuntut perhatian. Pagi itu sekitar pukul setengah lima saya keluar pelan-pelan dari kamar mencari air panas untuk membuat susu.    Saat menyeduh susu tiba-tiba saya tergerak untuk melongok keluar. Suara deburan ombak yang begitu dekat seakan memanggil-manggil. Mengendap-ngendap keluar dan mendapati pintu depan tak terkunci. 

Dengan segelas susu hangat tanpa alas kaki berjalanlah saya ke pendopo yang persis di tepi pantai. Selanjutnya pemandangan yang saya dapati membuat saya kegirangan dan berjingkrak-jingkrak bahagia. Bagaimana tidak, selangit bintang, pantai pribadi dan selimut damai. Bergegas masuk mengambil kamera, mengabadikan beberapa potong cerita lalu memandang surya lekat-lekat. Segera perasaan hangat dan syukur memenuhi saya pagi itu.

 Selamat pagi, semoga selalu ada sepotong syukur untuk memulai hari 🙂 
@30haribercerita #30haribercerita #30hcbhari12 

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s