Untuk Tuan Penunggu Sunyi 

  

Taken at pasumpahan island, west sumatera

Dear tuan penunggu sunyi,
Apa kabarmu? Masih bersarang dalam sunyi yang itu itu juga? Hei pernah dengar lelucon mengapa chairil anwar mati muda? Persis seperti salah satu frasa yang ditulisnya mati dikoyak koyak sepi. Bagaimana denganmu? Kamu berhasil menjinakan sunyi dan berteman dengannya? Sudah kuduga kamu lebih lihai
Hei jika boleh sedikit mengusik peraduan sepimu. Boleh bagi aku petuah untuk bersahabat dengan sepi? Atau tolong bawa saja sunyimu yang masih tertambat di sini. Segera! 
Padang, 2015-11-30

Ivy

Biru yang menghitam

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s