[Story] Oleh-Oleh Perjalanan

Saat tahu seseorang akan berpergian, celetukan sejuta umat adalah “Jangan lupa oleh-oleh ya!” Sayapun sering meneriakkan hal itu dulu, ya, dulu sekali. Sekarang, ketika saya lebih sering berada di posisi sebaliknya, baru tersadari betapa celetukan itu mampu membuat keki. Bukan apa-apa, seringnya tempat yang disinggahi bukan hanya satu dan sang oleh-oleh akan menjadi tambahan beban dan menuntut ruang di ransel yang harus dipanggul ke manapun saya pergi. Jadi biasanya saya akan menanggapi hal itu dengan senyum termanis yang saya punya, dan segera melipir.

Permintaan akan oleh-oleh yang seakan tak pernah berhenti itu, sepertinya butuh untuk ditindaklanjuti, demi menjaga tali silahturahmi pertemanan dengan semua (*halah), maka saya memutuskan untuk berbagi oleh-oleh versi saya selama perjalanan terakhir ini. Oleh-oleh ini bukan benda fisik yang bisa dikenakan atau diletakkan di atas meja.Oleh-oleh ini bukan sesuatu yang bisa dimakan dan dirasakan dengan lidah, namun saya harap oleh-oleh ini dapat digunakan sebagai penyemangat dan memberi kehangatan untuk kalbu. Ya,cerita—hanya rangkaian kata yang coba melukiskan rasa. Potongan-potongan gambar yang coba mengkristalkan kenangan.

2015/05/img_1823.jpg

Secara umum, ini beberapa oleh-oleh yang saya kumpulkan dalam perjalanan selama 6 minggu terakhir:
1.      Open water diver license dan kesempatan berenang bersama manta ray

2015/05/img_1828-0.png

2.      Berhasil menaklukan Gunung Batur dengan celana aladin dan sendal cantik

2015/05/img_1829.png

3.      Keindahan Danau Kelimutu yang dinikmati dengan kuku jari jempol kaki kiri yang tinggal sepotong

2015/05/img_1830.png

4.      Kulit kering nan hitam maksimal dengan semua sunset dan sunrise luar biasa dari atas kapal

2015/05/img_1833.png

5.      Kehangatan Desa Waerebo dan 9 km pendakian penuh perjuangan

2015/05/img_1831.png

6.      Langit penuh bintang dan segala ucapan syukur yang menyertainya

7.      Sejuta cerita yang memenuhi kepala dan luapan emosi bahagia yang menggetarkan tubuh

8.      Teman-teman dan kenalan yang tak terhitung banyaknya

9. Keluarga

Saya harap oleh-oleh ini mampu membuat satu atau lebih teman menjadi tergerak untuk mulai melakukan perjalanan mereka sendiri.

Oleh-oleh paling luar biasa dari sebuah perjalanan adalah perjalanan itu sendiri. Hal-hal sederhana yang tak terbeli, yang hanya dapat dirasakan.

 

Keramahan masyarakat lokal yang membuatmu terharu. Bantuan dari orang tidak dikenal. Cerita-cerita daerah yang hanya diketahui sebagian orang.Penerimaan dari seorang asing yang terus menjadi teman, sahabat, bahkan keluarga. Oleh-oleh semacam ini yang sedang saya kumpulkan, dan ingin saya pajang sebagai penanda di ruang otak saya. Semoga oleh-oleh saya ini cukup berharga untuk semua. 

PS: Tertarik lebih jauh dengan oleh-oleh semacam ini? Silakan sambangi blog atau IG saya.

Bandung, 2015-5-25
Ivy
*biru ingin berbagi oleh-oleh

 

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s