Counting Blessings #Day7

Pernah mencicipi Bandung

Buat saya Bandung itu sarang yang sangat nyaman. Di sana saya mulai menerima diri, belajar lebih tentang saya, menajamkan indra, berproses dan melahirkan karya-karya. Merubah saya jadi saya yang sekarang yang berbeda hampir 180 derjat dengan saya yang datang dari Padang.

Bandung seperti teman baik yang punya pengaruh besar untuk saya. Mudahnya bertemu dengan banyak orang yang menginspirasi, mudahnya menemukan wadah-wadah untuk berproses, nyamannya suasana untuk menikmati diri sendiri. Akh sempurna..

Saya jatuh cinta terlalu dalam kepada Bandung. Namun seperti halnya cinta tak seharusnya membatasi, begitu juga cinta saya pada Bandung. Hampir genap 2 tahun saya meninggalkan Bandung, namun gelora dan hangatnya pelukan Bandung masih terasa nyata dan menyatu di jiwa saya.

Ini janji yang semoga diberi jalan oleh Sang Bapa, semoga kelak cinta ini kembali menyatu. Menghabiskan ujung usia di salah satu pojok Bandung. Amin

image

                              Taken at Floating Market, Bandung

Betapa saya merindukanmu, nona!
*nona adalah panggilan sayang yang saya berikan untuk Bandung

T, 2014-11-26
Ivy
*biru yang merindu Bandung

Posted from Negeri Biru

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s