Second Home

7 hari lagi saya akan kembali menginjakan kaki di Bandung. Kenapa Bandung? Toh kampung halaman saya sebenarnya adalah Padang bukan Bandung.

Jujur bagi saya Bandung lebih membuat rindu dibanding Padang, namun Padang di mana semua keluarga saya ada. Bukan, bukan saya tak rindu rumah dan keluarga, tapi Bandung membuat saya nyaman dengan diri saya. Membuat saya menjadi saya yang sekarang, berkembang dan bertumbuh, bebas. Ya.. Bandung memberi saya rasa kebebasan yang eksotis. 

Menurut saya, setiap kita butuh minimal sekali merasakan hidup dan menetap di suatu tempat jauh dari rumah. Memberi jarak untuk lebih meresapi. Saya sadar betul tak semua orang perantau seperti saya, tapi ini fase pendewasaan yang penting dilalui semua orang. Toh jika nanti dirasa rumah lebih nyaman, kamu akan mendapat gambaran rumah yang jauh lebih indah dan penuh dari jarak itu. Percaya lah..

Sama halnya dengan Bandung yang kini menjadi rumah kedua saya, saya merasa dan bebas di sini. Tentu saya juga nyaman dengan keluarga saya, namun kadang kala perhatian berlebihan yang diberikan membuat saya dormant dan malas, manja. Itu alasan terpenting saya senang menjaga jarak dengan rumah dan memeluk Bandung lebih erat.

Pada Bandung saya belajar mandiri, saya belajar memahami diri saya lebih intim. Pulang ke Bandung seperti pulang ke hati, pulang ke akar tempat saya mulai bertumbuh. Akh rinduu..

image

     Diambil oleh seorang teman di Braga Permai , Bandung 2012

T,2014-7-19
Ivy
*biru merindu Bandung, sangat

Posted from Negeri Biru

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s