To travel is to live

s1

morning glory- taken around Batu Payung Beach, Tawau

Saya meyakini satu hal : Belajar cara yang benar untuk menjadi seorang traveller, jua akan mengajarimu bagaimana untuk hidup. Seperti kata Hans Christian Andersen ” To travel is to live” . Traveller yang saya maksud di sini adalah petualang mandiri yang tak bergantung pada tour leader atau agent tour apapun. Belajar mencari informasi dengan media yang ada, mencari koneksi yang kau punya dan memupuk keberanian untuk bergerak. Mulus? Pastinya jauh dari kata itu.

Berpetualangan dengan gaya dan keyakinanmu sendiri ternyata mendatangkan banyak hal positif buat saya. Saya tak menutup mata, tentu hal tersebut jua datang bersama beberapa kemalangan yang tak terelakan. Tapi segala ketaksempurnaan perjalanan itu yang membuatnya menjadi begitu sempurna. Faktor ‘surprise’ yang sama halnya dengan hidup.

Jika kamu telah giat berlatih menghadapi setiap ‘surprise’ yang ada di sepanjang perjalananmu, maka yakin dan percayalah kamu mampu menghadapi semua kejutan yang akan diberikan hidup padamu! Setidaknya itu yang saya imani

note :

Seperti foto sunrise di atas yang didapat karena tersesat

 

Tawau, 2013-11-05

ivy

*biru yang tercerahkan sunrise pagi ini

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s