Pas Manisnya

mencintai itu mungkin seperti membuat sirup dengan takaran yang pas. Ada yang suka sirup yang pekat dengan rasa manis yang mengigit, ada juga yang suka rasa sirup dengan manis yang mengambang. Tapi bagaimanapun selera milikmu, rasa tersebut harus dijaga.

gambar diculik dari om google

Membuat sirup harus dilakukan dengan 2 tahap, menuangkan sirup dan menambahkan air.  Kita tak bisa hanya terus menerus menambahkan sirup tanpa menambahkan air bukan? Minuman itu akan menjadi pahit. Begitu juga sebaliknya, kita tak mungkin menambahkan air secara terus menerus tanpa menyeimbangkannya dengan sirup. Rasa minuman itu akan berubah menjadi hambar.  Ini persis seperti mencintai itu sendiri yang harus dilakukan dari kedua pihak.

Mencintai haruslah seimbang, tak boleh ada pihak yang menuangkan berlebihan dibandingkan dengan pihak lain. Penambahan yang tak sama akan menyebabkan rasa cinta yang tadinya ‘pas manisnya’ menjadi terlalu manis, terlalu pahit atau malah menjadi hambar sama sekali.

Ini hanya pendapat saya dalam lamunan. Ntah benar ntah salah mari sama-sama kita resapi. Tapi satu yang pasti formula ini tak akan sesuai jika dibandingkan untuk cinta ibu kepada anak dan cinta Tuhan kepada kita. *wink

Bandung, 2012-02-27 (00:04 am)
ivy
*biru dalam kantuk

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s