persimpangan

Mungkin ini salah satu alasan mengapa hidup sering diidentikan dengan jalan. Ini bukan tulisan pertamaku tentang jalan-hidup yang begitu mirip. Jalan-hidup yang kadang berliku-liku penuh tikungan tajam dan kadang lurus terus tanpa simpang dan jalan perantara lainnya.

Setiap persimpangan seperti saat untuk memelankan gas, berjalan perlahan dan saatnya memilih tujuanmu. Kita tak pernah tau ke mana ujung jalan itu akan berakhir, tapi kita tetap harus memilih.

Kadang jalan yang kita pilih buntu, dan membuat kita harus memutar arah. Kadang lainnya jalan yang dipilih memang mulus, namun  hanya jalan satu arah yang menjemukan dan seperti tak bertepi. Kadang lain jalan penuh batu namun punya banyak jalan lain untuk memutar atau sekedar disuguhi pemandangan indah yang bisa membuatmu berhenti sesaat karena kagum.

Lalu jalan mana yang sedang kamu lalui sekarang? Apakah kamu sedang berada di persimpangan hidup? Itu waktunya untuk mengangkat gas teman, berhenti sesaat. Menarik nafas lega setidaknya jalan sebelumnya menuntunmu ke persimpangan lainnya.

Terlepas dari persimpangan itu membuatmu semakin maju atau malah kembali ke tempat sebelumnya. Jika persimpangan itu membawamu kembali, setidaknya sekarang kamu tau jalan mana yang tidak akan kamu pilih. Benar?

weheartit

 

Bandung,2011-05-24 ( 23:12 pm)
ivy
*biru yang sedang termenung di persimpangan

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s