peluk aku,nona!

aku selalu datang padamu ketika aku butuh pelukan. Maaf,nona!
Dan maaf juga untuk keangkuhanku yang tak pernah mengatakannya.
Dalihku bahwa kamu pasti melihatnya di mataku..
Mulutku mampu berdusta dan mengeluarkan segala macam kata berbunga, tapi tidak dengan mataku.
Mataku tak pernah bisa berlawanan dengan hatiku.
 “Sst.. nona ini rahasia kita ya! “

Tentu kamu tau betapa tak pandainya aku mengutarakan perasaanku dan menceritakan rasaku. Itu juga alasan aku selalu kembali padamu, hanya padamu aku bisa jujur bercerita dan merintih. Mungkin justru karena kamu tak pernah meracau dan tak pernah pergi meninggalkanku seberapa menye-menye dan birunya aku.

Kamar ini dingin, ntah karena suasana di luar yang juga sedang hujan dan berangin, atau karena hatiku yang sedang merindukan pelukan

weheartit

Jangan tanya apa-apa nona! peluk saja aku dan biarkan aku menangis di pundakmu.

Bandung,2011-04-22 ( 19:44pm)
ivy
*biru yang sedang mengigil dalam suasana hatinya

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s