Tabungan

Nona.. Kadang aku sering kali sedih dengan keterbatasan ini. Aku tak pernah dapat memeluknya erat seperti yang selalu kumimpikan. Namun kujadikan ini sebagai tambahan rinduku padanya.

om google

Setiap kali aku merindunya aku akan menambahkan koin koin rasaku ke dalam tabungan rindu. Tabungan ini semakin dan semakin membengkak. Aku tau ini berbahaya, nona!

Rindu yang berlebihan mampu menelanmu bulat-bulat, membuatmu tenggelam dan tak mampu lagi melihat apa-apa selain rasamu. Aku harap aku mampu memecahkan tabungan rinduku di waktu-waktu tertentu, merangkainya menjadi sesuatu yang jauh lebih hangat dan bersahat seperti surat ini.

Sehingga suatu waktu saat aku memiliki waktu, akan kulekatkan satu persatu kata-kata hangat ini ke tubuhnya. Membuatnya merasa nyaman dan hangat bukan terbakar dan menjadi hangus.
Akh.. nona, aku malu! Lihat saja, betapa beremosinya aku…


Bandung,2011-03-15 ( 21:01 pm)
ivy
*biru dalam emosi yang bergelora

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s