bagaimana ini nona?

Nona.. Ini ironi! Ketika semua orang mencariku untuk sekedar bercerita dan mencurahkan isi hati kepadaku sedang aku hanya punya kamu untuk berbagi. Seperti sore ini.. Aku begitu rindu sesosok punggung untuk bisa kepeluk dalam derai air mata yang tak lagi bisa kutahan. Aku sedang menye-menye? mungkin…
Ntah kisah ini yang tak pernah sederhana, ntah aku yang selalu memilih bagian yang tersulit. Ntah aku yang selalu salah menjatuhkan pilihan. Oh nona, maaf jika akhirnya kisah tak terkatakan ini hanya bisa kusampaikan padamu dalam bisikan dan isak tangis.

Dalam keadaan ini, sering aku berpikir tentang betapa naifnya diriku dan betapa tak pedulinya dirimu. Mungkin aku yang bodoh percaya ini akan berhasil atau setidak-tidaknya masih layak untuk kusimpan sebagai kenangan berharga. Mungkin aku yang bodoh percaya dengan semua ketakjelasan dan kata-kata tertulis ini. Mungkin sebenarnya yang kamu inginkan hanya daging tak bertulang ini?!

Ambil sayang..
Akh seandainya bisa kan kutukar kembali dengan hatiku yang terlanjur kuberikan padamu.

Lalu bagaimana ini nona? Peluk aku dengan erat!


bandung,2010-11-14 ( 20 : 21 pm )
ivy
*biru yang sedang penuh namun tak mampu berkata-kata

gambar dipinjam dari om google

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s